Sabtu, 23 Januari 2016

Kehilangan

Bismillahirrahmanirrahim. Ini adalah tulisan pertama gue selepas kuliah (alhamdulillah, akhirnya lulus juga :D )... Hal yang paling gue suka, gue udah ga posting-posting tugas lagi. Lumayanlah ini blog gue manfaatkan untuk mengisi waktu luang gue dengan segudang cerita yang mau gue curahkan walaupun buat kebanyakan pembaca (dan bahkan semua pembaca) tulisan gue gak penting bgt. haha.. Biarlah tulisan-tulisan gue ini menjadi salah satu arsip yang menandakan bahwa gue pernah ada di dunia ini. :)

Kali ini gue mau nulis tentang "kehilangan". Semua orang pasti pernah merasakan kehilangan dalam hidupnya. Mulai dari kehilangan yang paling sepele, misalnya kehilangan tipe-x gara2 temen yang minjem gak dibalikin, sampe yang paling ekstrim, yaitu yang namanya kehilangan orang yang disayang, misalnya salah satu anggota keluarga atau sahabat, pacar gak termasuk lho ya, toh baru pacar doang :p (NOTE: Jangan sampe kehilangan akal dan harga diri ya. Naudzubillahiminzalik). Kehilangan pun dialami oleh semua orang berbagai kalangan, mulai dari masyakarat biasa sampe artis sekalipun. Bahkan seorang artis berinisial Rumor, penyanyi dari lagu populer "Butiran Debu" juga pernah merasakan kehilangan. Bisa disimak dalam liriknya kalo dia pernah kehilangan arah, bahkan membuat dia sampe tersesat dan tak tahu arah jalan pulang. Kasian kan :(... Makanya, kalo suatu saat kita merasakan kehilangan, gak usahlah terlalu lebay dan sedih yang berlebihan. Mungkin namun udah pasti, toh semua orang pernah merasakan yang namanya "kehilangan".

Gue adalah salah satu korban dari yang namanya "kehilangan". Di tahun 2004, gue ngerasain yang namanya kehilangan seorang kakak yang sangat gue sayang (read: meninggal dunia), dan di tahun 2010 gue kembali kehilangan seorang yang sangat teramat gue sayang, yaitu bokap gue (bisa kebayangkan gmn rasanya kehilangan orang tua, dan lebih baik gak usah dibayangin, karena bisa sesak nafas saking sedihnya..). Tapi, kehilangan kedua orang yang gue sayang itu mengajarkan gue lebih ikhlas dan sadar bahwa sebenernya Allah gak pernah mengambil apa yang kita punya, karena sesungguhnya kita semua adalah milik Allah. Jadi buat para muslim, jangan pernah berpikir kalo Allah itu jahat lho ya :).

Lalu di pertengahan tahun 2015 gue pun merasakan yang namanya kehilangan sahabat. Persahabatan yang udah gue jalin selama 7 tahun kandas sudah karena dia lebih memilih pacarnya (sedih banget kan, padahal di film-film ftv banyakan yg milih sahabat dari pada pacar -_-). Tapi gue gak menyesal untuk mengakhiri persahabatan gue ini, karena ada hal yang gak bisa gue ceritain menyangkut masalah ini sehingga gue memutuskan untuk mengakhiri persahabatan yg kalo dia seorang manusia, berarti udah kelas 1 SD, yaitu usia persahabatan gue udah 7 tahun. "Gak nyesel kehilangan sahabat, berati lu gak sedih dong met?" "Ya sedihlah!!! Gila aja lu ndroooo....!!!" Masa iya gue gak sedih, gue kan manusia yang lembut hatinya (mungkin gak lembut, tapi lebih ke sensitif -_-). Pertama kali sih sedih, tapi mengingat keputusanya yang sulit gue bisa terima, gue memutuskan untuk ikhlas dan semoga Allah SWT selalu bersamanya.. aamiin!

Lagi-lagi kehilangan!!! Di akhir 2015 gue pun kehilangan nomor hp gue. No hp gue hangus (bukan dibakar, tp karena lupa gue isi pulsa sampe kelewat masa tenggang rasa. haha ketauan bodoh ya, eh ketauan kere deng*enak aja kere, gue sibuk mengisi pulsa di nomor gue yg satunya kali*#ga mau bgt dibilang kere -_-). Nih nope gue: 08567123474. Cantik bgt kan nomornya?? bahkan jauh lebih cantik dari yg punya. Walaupun ini sepele bgt menurut segenap bangsa Indonesia, tapi sumpah gue sedih. Nomor gue dari kelas 1 SMA dan sampai gue skrg berumur 22+ (agak sensitif ngomongin umur, haha) gak bisa dipake lagi. Mas-mas ganteng di galeri Indosat pun angkat tangan (sumpah padahal gue gak bawa pistol) karena nomor gue gak tertolong lagi, dan gue cuma bisa memandang wajah mas-mas nya dengan sedih, berharap si mas-mas itu meminjamkan pundaknya karena gue baru aja kehilangan nomor yg gue sayang. *Astagfirullah, centil bgt -_-*... Tapi yasudahlah, toh cuma nope doang, lebay bgt gue sampe sedih yang berlarut-larut. Mending jg gue mencari nomor yang lebih baik, yang bisa tetap aktif walau ga pernah gue isi pulsa. hahaha

Masuk di tahun 2016, gue pun kembali merasa kehilangan yang cukup membuat gue hampir patah arang :(, yaitu kehilangan salah satu impian gue. Walaupun gue udah beberapa kali merasakan kehilangan, tetep aja gue adalah seorang manusia biasa yang bisa sedih saat merasakan kehilangan. huhu... Impian yang cuma Allah sama nyokap gue yang tau ini adalah impian yang gue gantung di langit ke tujuh, tinggi banget kan... Tapi ternyata ketika gue mencoba berlari lebih kencang (salah gue sih,, udah tau di langit digantungnya, harusnya naik pesawat ya, jangan lari -__-), eh malah impian itu semakin samar-samar dan rasanya sulit untuk meraihnya, bahkan bisa dibilang gak ada harapan untuk itu *nangis bombay*. Kalo inget hal itu, rasanya sedddiiiih banget, dan selalu aja gak terasa air mata menetes. Haha.. emang gue aja yang cengeng ya. wkwk... tapi ini serius :(, sesak nafas bgt kalo inget tali impian mulai merenggang, dan mulai melepaskan ikatanya.. tapi ya mau gimana lagi. hehe... Satu hal yang pasti, gue punya segudang impian, insya Allah diantara impian-impian tertinggi gue akan dikabulkan sama Allah. Aamiinnn,,, tentunya seiring doa dan usaha gue... Kalo gue lagi sedih, nyokap gue tuh tau aja apa yang lg gue rasain. Dan kata-kata yang bikin gue semangat adalah, "Jangan sedih, Allah tahu mana yang terbaik buat kita, yang menurut kita baik, belum tentu itu yang terbaik". Kalo inget kata-kata nyokap gue itu, picik bgt rasanya gue memaksakan kehendak sama Allah. Semoga kejadian ini membuat gue jadi lebih sabar dan tawakal. Tapi tetep gue akan terus menulis daftar impian gue, dan ikhlas menyerahkan penghapusnya sama Allah, karena Dia lah yang akan menghapus bagian yang salah dan menggantinya dengan yang terbaik. Aamiin... Terdengar klasik, tapi ini adalah kata-kata yang paling gue suka disaat gue sedih, La Tahzan, Innallaha Ma'ana. :). hehe.. Fighting!!!

Kamis, 18 Juni 2015

4th Assignment of Computer-Aided Translation




FINAL POST-REVISED VERSION

Structural Strategies in Translation

      There are three basic strategies that relate to a structural problem in translation, namely:

·         Addition

    Addition is adding words within a target language. This kind of addition is not a choice, but a compulsion.

·         Reduction
     Reduction means that there is an alleviation of a structural element within a target language. As well as the addition, reduction is also a compulsory strategy. 

·         Transposition
    Transposition is a compulsion because the meaning of source language cannot be conveyed without this strategy. Transposition becomes a choice if it is undertaken because of stylistic reason only. By employing this strategy, a translator changes an original structure of a source language within a target language to obtain an equivalent effect of both languages. This change can be a change in the form of plural to singular, position of adjective, until the change of sentence structure as a whole. Separation of one sentence in a source language into two or more sentences within a target language, or integration of two or more sentences of the source language into one sentence within the target language also include in this strategy.

      Transposition can also be undertaken because of language style or stylistic consideration.


       Name  : Meta Puspitasari
       NPM   : 14611442
       Class   : 4Sa04



Kamis, 07 Mei 2015

3rd Assignment of Computer-Aided Translation

A. SOURCE LANGUAGE:

Strategi Struktural dalam Penerjemahan
Ada tiga strategi dasar yang berkenaan dangan masalah struktur, yaitu:
-          Penambahan
Penambahan di sini adalah penambahan kata-kata di dalam bahasa sasaran. Penambahan jenis ini bukanlah masalah pilihan tetapi kaharusan.
-          Pengurangan
Pengurangan artinya adanya pengurangan elemen structural di dalam bahasa sasaran. Seperti halnya penambahan, pengurangan ini merupakan keharusan.
-          Transposisi
Transposisi adalah suatu keharusan apabila tanpa strategi ini makna bahasa sumber tidak tersampaikan. Transposisi menjadi pilihan apabila dilakukan hanya karena alasan gaya bahasa saja. Dengan strategi ini penerjemah mengubah struktur asli bahasa sumber di dalam bahasa sasaran untuk mencapai efek yang padan. Pengubahan ini bisa pengubahan bentuk jamak ke bentuk tunggal, posisi kata sifat, sampai pengubahan struktur kalimat secara keseluruhan. Pemisahan satu kalimat bahasa sumber menjadi dua kalimat bahasa sasaran atau lebih, atau penggabungan dua kalimat bahasa sumber atau lebih menjadi satu kalimat bahasa sasaran juga termasuk di dalam strategi ini.
Transposisi juga bisa dilakukan karena pertimbangan gaya bahasa atau stilistika.

B. TARGET LANGUAGE (May 4th, 2015):

The structural strategy of translation

            There are three basic strategies that relate to the structure of translation. They are:

-          Addition
Addition is the adding of the words within the target language. This kind of addition translation is not a matter of choice but it is a must.

-          Reduction
Reduction means that there is a reduction of structural element in the target language. As well as the addition, this reduction is a must.

-          Transposition
Transposition is a must, if the translation is without this strategy, the meaning of the source language cannot be delivered. Transposition becomes a choice if it is undertaken because of the stylistic reason only. Relating to this strategy, the translator changes the original structure of the source language in the target language to achieve the commensurate of effect. This change can be the change of from the plural to singular, adjective position, to the change of full sentence structure.

C. TARGET LANGUAGE (Edited):
           
            The Structural Strategy in Translation

            There are three basic strategies that relate to the structural problem in translation, namely:

-          Addition
Addition is the adding of words within the target language. This kind of addition is not a choice, but a must.

-          Reduction
Reduction means that there is a reduction of structural element within the target language. It is the same as addition strategy, reduction is also a must.

-         Transposition
     Transposition is a must because the meaning of the source language cannot be conveyed without this strategy. Transposition becomes a choice if it is undertaken because of stylistic reason only. With relating to this strategy, the translator changes the original structure of the source language within the target language to obtain the equivalent effect. This change can be a change in the form of plural to singular, the position of adjective, until the change of sentence structure as a whole. The separation of one sentence in the source language into two or more sentences in the target language, or the integration of two or more sentences of the source language into one sentence in the target language also include in this strategy. 
Transposition can also be done because of language style or stylistic consideration.


Name  : Meta Puspitasari
NPM   : 14611442
Class   : 4Sa04


Jumat, 01 Mei 2015

Jangan Gunakan "Times New Roman" Saat Mengetik Lamaran Kerja!

Times New Roman mungkin adalah salah satu jenis huruf paling klasik di dunia, tetapi tak berarti ia adalah yang paling bertuah, khususnya saat Anda menulis lamaran kerja.

Baru-baru ini Bloomberg mewawancarai sejumlah pakar typography tentang jenis-jenis huruf yang paling manjur untuk menarik perhatian perusahaan pemberi kerja. Hasilnya ditemukan bahwa Times New Roman dinilai cukup elegan, tetapi berkesan tidak berjiwa petualang dan menjemukan.

Menggunakan Times New Roman untuk surat lamaran, kata Brian Hoff, direktur kreatif pada Brian Hoff Design, sama seperti "mengenakan celana olahraga" saat wawancara kerja.

Senasib dengan Times New Roman adalah Courier dan Comic Sans. Keduanya dinilai sama-sama membosankan. Comic Sans bahkan akan diabaikan oleh pencari kerja, "kecuali Anda melamar sebagai badut kampus," tambah Hoff.

Di antara tipe-tipe huruf favorit, Helvetica adalah yang paling disarankan untuk digunakan saat mengetik lamaran kerja.

"Font itu sangat cantik," kata Matt Luckhurst, direktur kreatif pada perusahaan konsultan Collins

Bulan lalu situs Business News Daily (BND) menerbitkan daftar jenis huruf yang sebaiknya digunakan untuk mengetik lamaran kerja.

"Karena pemberi kerja hanya membaca lamaran Anda selama beberapa detik, maka gunakanlah font yang secara estetika menyenangkan dan bisa seketika menarik perhatian pemberi kerja," kata Wendi Weiner penulis lamaran kerja bersertifikat dan pendiri The Writing Guru.

"Daftar riwayat hidup Anda harus disusun dengan menarik, dengan judul yang menonjol," umbuh Weiner.

BND memilih Calibri, Garamond, Georgia, dan Trebuchet MS sebagai huruf-huruf terbaik untuk mengetik lamaran. Dalam daftar yang sama, Times New Roman dipuji sebagai huruf yang bersih dan mudah dibaca. Tetapi juga dinilai sebagai simbol orang yang "membosankan dan kurang berimajinasi". (The Huffington Post)

http://www.suara.com/tekno/2015/05/01/060456/jangan-gunakan-times-new-roman-saat-mengetik-lamaran-kerja

Kamis, 30 April 2015

2nd Assignment of Computer-Aided Translation

Machine
Translation


1.      SDL

Advantages:

·     SDL can translate from Indonesian to English grammatically. We can see in the picture below that SDL translates from Indonesian “Rumahnya sangat mewah” into English “Her house is very luxiorious.” SDL does not translate Indonesian to English word for word. SDL translates by adding the auxiliary verb “is” in the English sentence, so the sentence is grammatically correct in English.



·          Passive sentence in Indonesia is still translated grammatically into English. SDL still follow the pattern of passive sentence in English (be + V3).


·         SDL provides a feature in which we can attach a file that would like to be translated. You just choose a document that you want to be translated (maximum file size 5MB), and the SDL will download your file(s) then translates them. Although the context in the file is too long, the file will be translated with no extra time, so you can download the result of the translation as soon as possible.


Disadvantages:

·     SDL still has a limitation in translating a long text. The result of translation by SDL has not had the accurate translation yet. The quality of translation depends on the length of a text. The shorter a text is the better of the result. It can be seen in the picture below that SDL machine translation creates many mistakes in translating a long text. The results of the translation still need to be edited.


2.        Ginger

Advantages:

·      Ginger offers great English corrections: Grammar checker.


·        Ginger can define a word. This feature ease us to know the definition of difficult words, so we are not doubt about the meaning of the word  if the word is translated into the target language.



  • Ginger offers a feature “Phrase of the Day”, so we can rich our knowledge on some English phrases and the meaning of the phrases. You just click one of the phrases that you want, then Ginger will give the explanation of the phrase and give the example of sentence by using the phrase.



 ·      Ginger offers feature “Synonyms.” You can easily get the synonym of a word just to click this feature, so it can rich your vocabulary.



  

 ·        We can change the setting of the English that we want. Which one do you like, US or UK English?




·   Ginger can paraphrase your sentence because Ginger has feature “Sentence Rephraser.” You can choose the other ways of writing your original text.

 
  • Ginger works in Microsoft Office and browsers. 



  • Ginger has nice design.


Disadvantages:

·       Although ginger has a feature “Grammar Checker”, the result cannot be fully justified. Besides, this feature does not work in Ginger tools, you can only use it via browser.






3.         Systran

            Unfortunately, I cannot try how Systran works because there is no option to translate the word (s), sentence, or clause from English into Bahasa Indonesia and vice versa. Pardon my stupidity, I do not have any skill in using all of the target languages provided by systranet.com, so I do not know whether Systran makes a good translation in translating one language to another or not.





4.        Wordbee

      Unfortunately, I could not operate this application because I got difficulty while I were downloading this software. However, relating to some articles on Wordbee, I can conclude that Wordbee is a platform that supports translators, translation agencies or corporations with translating files of various formats. For example, you can translate web pages without having to understand HTML. Translation agencies that work with in-house staff and/or external translators will benefit from easy-to-use tools to distribute work internally and externally. In more technical terms, Wordbee combines professional CAT functionality and translation project management into one single workspace. You can use translation memories and terminology databases to speed up translation and ensure consistent use of terminology.

  5.        Trados

          Please pardon my mistake. Again, I could not operate this software. However, I try to make summarize from the articles on Trados. Trados is most likely regarded as a computer-aided translation software, which combines automatic translation and human translation. It works with a database called translation memory, storing the terminology that has been used, as well as the source and target pairs of text segments. Therefore, when the same or similar sentence appears in the document, Trados will automatically match the source and target text. Translators do not need to retranslate the work that they have already completed. For the repetitions, Trados can show the translation that the translator has done so he/she can follow his/her previous translation segments; for similar text segments, translator can revise and edit based on the translated segments.

Name  : Meta Puspitasari
NPM   : 14611442
Class   : 4Sa04




Minggu, 15 Maret 2015

Tugas 1 - Penerjemahan Berbantuan Komputer #


ORIGINAL TEXT

Destinations to visit just beyond New York City

Just an hour from the Big Apple you'll find picture-perfect towns, pretty landscapes and historic monuments. The shopping, the shows, the perfectly manicured parks, the coffee shops and restaurants that stay open thrillingly late are what define New York. That said, it’s not called the city that never sleeps for nothing, and sometimes all that hubbub – from the taxis that view pedestrians as a minor inconvenience to the neon onslaught of Times Square – can be overwhelming.

So for a little calm, we went upstate to the Hudson Valley, which stretches from Manhattan’s West Side to the state capital at Albany and beyond. Crossing the George Washington Bridge (the view from here is amazing) we veered briefly into New Jersey, heading north, past the suburbs of Westchester, the West Point military academy and scattered locales with names recalling early Dutch settlers. One of the earliest areas to be settled by Europeans in the 17th century, the Hudson Valley stood at the forefront of American trade and the advance westward. Today it’s known as an area of genuine natural splendour; dense forest with looming mountains and clear water below.

Just an hour from Manhattan by car or train (the Metro North from Grand Central station follows this route) was the tiny riverside town of Cold Spring, immortalised by 19th Century landscape painters from the Hudson River School, and as picture perfect a pastoral scene as those canvases make out. The town is all clapboard houses and coffee shops and antiques stores in which to while away the time. Hardly a hub of activity, but an ideal spot to take in the gorgeous landscape, which includes the Catskill Mountains – of Dirty Dancing fame – across the water. This part of the Hudson is ideal for cyclists, hikers, watersports lovers and wildlife-spotters especially at Bear Mountain State Park. We headed further upstate, towards Hyde Park, a place, it transpired, on a par with its namesake in London.


TRANSLATION TEXT

Tempat tujuan saat mengunjungi indahnya Kota New York
Hanya satu jam dari Big Apple kamu akan menemukan gambaran kota-kota yang menakjubkan, pemandangan yang indah, dan monumen-monumen bersejarah. Pusat perbelanjaan, tempat pertunjukan, taman yang terawat, kedai kopi, dan restoran yang tetap buka sampai larut malam adalah apa yang mendefinisikan Kota New York. Konon, kota itu disebut kota yang tidak pernah tidur, dan terkadang semua keriuhan itu—dari banyaknya taksi yang melihat pejalan kaki sebagai ketidaknyamanan kecil dari lampu yang menyinari Times Squaredapat menjadi luar biasa.

Menuju ke suasana yang sedikit tenang, kita pergi ke bagian utara Hudson Valley, yang membentang dari Manhattan’s West Side ke ibukota negara di Albany dan sekitarnya. Menyeberangi Jembatan George Washington (pemandangan dari sini sangat menakjubkan) kami berbelok ke New Jersey, menuju utara, melewati pinggiran Westchester, akademi militer West Point dan daerah-daerah yang tersebar dengan nama-nama untuk mengenang hunian pertama kali para imigran Belanda. Salah satu daerah yang pertama kali didiami oleh orang-orang Eropa pada abad ke-17, Hudson Valley merupakan pusat perdagangan Amerika dan kemajuan Amerika sebelah barat. Saat ini tempat itu dikenal sebagai daerah yang memiliki keindahan alam sesungguhnya; hutan lebat dengan gunung-gunung yang menjulang tinggi dan air bersih di bawahnya.

Hanya satu jam dari Manhattan, dapat dijangkau dengan mobil atau kereta api (kereta Metro North dari stasiun Grand Central mengikuti rute ini) adalah kota kecil tepi sungai Cold Spring, diabadikan oleh para pelukis pemandangan alam di abad ke-19 yang berasal dari Hudson River School, dan sebagai gambaran sempurna dari pemandangan kehidupan desa yang dibuat di atas kanvas. Di kota ini kita dapat mengisi waktu dengan mengunjungi rumah papan, kedai kopi dan toko barang-barang antik. Walaupun tempat ini menjadi pusat kegiatan, namun tempat ini tetap menjadi tempat yang ideal untuk mengambil gambar pemandangan yang sangat indah, yang mana termasuk pemandangan di Pegunungan Catskill—Dirty Dancing yang sangat terkenal—di atas air. Daerah bagian Hudson ini sangat cocok untuk pengendara sepeda, pendaki gunung, pecinta olahraga air dan para pemburu satwa liar terutama di Bear Mountain State Park. Selanjutnya kita menuju ke bagian utara, menuju Taman Hyde, sebuah tempat, yang namanya seperti nama tempat di London.

Name    : Meta Puspitasari
NPM     : 14611442
Class     : 4sa04



Sabtu, 14 Maret 2015

Pengalaman pertama ke Periplus

Menjelang skripsi, jadwal hang out di perpustakaan semakin padat. Karena udah semester 8, tentunya jadwal kuliah pun udah agak merenggang. Tapi sayangnya, cuma jadwal masuk kuliah aja yang renggang, tapi badan gue enggak. Gue belum bisa merenggangkan badan gue karena buuuanyaknya tugas dari dosen dan tuntutan untuk buat skripsi. Tentu kepercayaan yang diberikan rektor kampus untuk buat skripsi gak akan gue sia-sia in. Karena sedikit berbeda dengan kampus-kampus lain di Indonesia, kampus gue tuh punya peraturan sendiri dalam hal penulisan skripsi. Di jurusan gue, (Sastra Inggris) SK (Surat Keputusan) untuk penulisan skripsi hanya diberikan pada mahasiswa/i yang IPK nya minimal 3.0, sedangkan untuk jurusan IT min 3,25, jurusan psikologi min 3,30, dan jurusan-jurusan lainnya yang gue belum tahu standar minimal IPK untuk dapet SK Skripsi. Mengingat hal itu, of course, I'll do anything for my thesis. Beberapa kampus yang ada jurusan Sastra Inggris nya gue datengin, termasuk salah satunya adalah kampus UNJ.

Pagi-pagi gue ke kampus UNJ sama my classmates, Rahmah dan Mita. Perjalanan kesana kita naik bus TransJakarta (naik TrasnJakarta ya guys, jangan bilang naik busway). Sampe di kampus UNJ kita langsung cus ke perpustakaan jurusan bahasa Inggrisnya yang terpisah dari perpustakaan pusat. Sayangnya, gue dan classmates ga dapet contoh skripsi dan buku-buku yang kita mau di sana. Alhasil, kita disana ga bertahan lama. Bagi kalian yang mau ke perpus UNJ, perpustakaan disana letaknya kurang strategis, ada di lantai 2 di gedung sebelah perpustakaan pusat. Lebih baik kalian tanya sama mahasiswa yang ada disana biar gak bingung. Masuk ke perpus nya tuh sederhana aja. Lo buka pintu nya dulu biar bisa masuk, terus titipin tas lo di loker, dan lo udah bisa langsung baca-baca buku atau skripsi disana. Buat yang mau liat contoh skripsi tentang linguistik, disini masih lumayan banyak tapi buat yang mau skripsi tentang sastra, kayaknya lebih lengkap di perpustakaan UI. Sedangkan masukan untuk yang lagi cari buku-buku yang berhubungan dengan bahasa, lo lebih baik ke perpustakaan Atmajaya di Semanggi. Disana lengkap banget buku-bukunya. Recommended!!! Eh, kok gue gak promosiin perpustakaan kampus gue ya? hahaha. Sebenernya bukan gak mau rekomedasiin perpustakaan kampus gue, cuma dosen-dosen gue bilang kalo perpus Gunadarma yang paling lengkap tuh di kampus H Depok. Itu lokasi nya jauh banget dari rumah gue, jadi gue belum menyempatkan diri buat kesana, makanya ga rekomendasiin. wkwk

Perasaan, judulnya tentang pengalaman ke Periplus tapi kok daritadi gak cerita yah. Back to topic..Gue balik dari UNJ langsung cus ke Kelapa Gading. Mau ngapain gue kesana? Jawabnya: gue mau ke Mall Kelapa Gading. Cieeee ke mall, pasti mau belanja ya? Dengan tegas, gue jawab: Gak lah, gue mau ke toko buku keleuuss (sok banget jawabnya) haha. Sebenernya sih gue mau temenin temen gue Rahmah cari novel versi bahasa Inggris buat bahan skripsi nya. Berarti bukan gue ya yang cari buku. Sampe mall nya kita langsung ke MKG 3. Menurut informasi dari temen sekelas, disitu ada toko buku yang nyediain banyak buku-buku berbahasa Inggris. Nama toko nya Periplus. Letaknya itu di MKG 3, Lantai 1, depan Food Hall, sebelah toko kaset (ini balasan sms dari orang yang kasi info letak toko Periplus saat temen gue Rahmah sms dia).

Sampe lah gue di Periplus, dan gue seneng banget tau toko ini. Di periplus banyak buanget novel-novel best seller versi bahasa Inggris. Buat kalian anak sastra yang cari novel berbahasa Inggris, ini tempat recommended. Dan yang lebih menariknya lagi, kalo lo mau novel tapi novel yang lo mau gak ada di periplus MKG, komputer milik periplus bisa langsung terhubung dengan periplus yang ada di Senayan atau pusatnya, dan kalo novel/buku yang lu mau tersedia disana, lo langsung bisa pesan dan tuh buku langsung dikirim ke rumah lo. Siapa yang ngirim? Mas-mas periplus? Hellooo, ya enggak lah, itu sih mau nya elo. haha. Yang ngirim tetap mas-mas kok (buat yang cewe), tenang aja. Tapi mas-mas TIKI. hehehe..

Saat pemesanan buku, lo tinggal pilih buku yang lo mau di komputer, registrasi nama & alamat, pilih mau di kirim via apa (TIKI, dkk), lalu kalo udah oke langsung bayar di kasir. Keunggulan nya lagi belanja buku di periplus, harganya tuh lebih murah dari pada Gramedia. Lo juga cuma dikenain biaya Rp.7500 buat ongkir nya kalo lo pake jasa TIKI. Sedikit cerita: waktu itu temen gue cari novel judul "Carrie" yang versi bahasa Inggris nya udah gak ada di Gramedia karena itu novel udah terbit lama. It turned out, di periplus masi sedia novel lama juga. Enak bukan? apalagi kalo kalian yang mau cari novel buat bahan skripsi. Jadi sedikit terbantu dengan kehadiran toko buku Periplus ini. Kenapa gue jadi promosi ya? Sumpah gue gak dibayar sepeser pun buat promosiin toko buku Periplus. Yauda, sekian dulu pengalaman gue ke periplus. Sekarang waktunya fokus skripsi lagi. See you